Jumat, 05 November 2010

The reasons why we eat organic foods


1. Stop Eating Chemicals
Organic foods must, by law (WSDA) (USDA), be produced without use of pesticides and other synthetic chemicals such as those which are easily detected on conventionally grown fruits, vegetables and grains. 

2. Preserve Water Quality and Air Quality
Water and air are our most important resources.
Organic farmers do not contribute to water pollution. Organic livestock farms are prohibited from being point sources of nitrate.

3. Protect Farm Worker Health
Farm workers in this country and abroad are exposed to the highest concentrations of agricultural poisons of any segment of the population and the devastation to them and their families is well documented. These are the people who tend and harvest our food, they deserve better. Help in their struggle for a safe work environment and vote with your pocketbook by buying organic foods.

4. Save Energy
Organic farming is accomplished with less energy consumption. Inputs like fertilizer are naturally occurring and require less processing than substances manufactured by huge chemical companies. Organic food generally travels less miles from farm to market saving energy in transport. Many organic farmers incorporate alternative and renewable energy sources into their farming/homesteading systems.

5. Organic Foods Taste Better.
Taste is hard to quantify, but science does tell us that organic foods do have higher levels of vitamins, minerals and beneficial nutrients than conventional foods. It only makes sense that food grown in soil that has been nourished and cared for is more nutritious and will end up tasting better. 
Why not find out?


click here to learn more.




Kamis, 28 Oktober 2010

jilbab segi4 lukis/soled
JILBAB segi empat

melengkapi koleksi jilbab para muslimah
Bahan lembut dan ringan, warna yang beragam
Banyak pilihan warnanya...

hanya 34.000/pcs. minimal order 10 pcs.
belum termasuk ongkos kirim
JILBAB BERTANGAN


Buat yang suka MODIS & PRAKTIS, tapi tetap menutup aurat ....
sekarang ada JILBAB BERTANGAN!!

model ELEGAN, dipakai di rumah oK, untuk bepergian juga membuat tambah cantik pemakainya.... 
Banyak pilihan warnanya. PILIH WARNA YANG SESUAI selera ANDA !!

Hanya 42.000/pcs. minimal beli 3. belum termasuk ongkos kirim. 

Hubungi ita 081 2262 0157
 


Kamis, 16 September 2010

All About Menstrual Migraine

All About Menstrual Migraine

When it comes to migraines, women are three times more prone to getting them than men. Around 20% of women of childbearing age suffer from hormone-related headaches like menstrual migraine or PMS headache, with 70% of these women suffering from menstrual migraine.

While migraine symptoms differ from one person to the next, they generally include the following:

- Severe headache
- Feeling sick
- Being sick
- Sensitivity to light

While there seems to be no apparent reason for migraines to suddenly occur in some migraine sufferers, there could be triggers for others. If you suffer from migraine, you will eventually find out what your particular triggers are over time and you can make a conscious effort to avoid those triggers.

In the case of a menstrual migraine, a drop in estrogen levels appears to be the trigger. This drop in estrogen level happens right before a period starts. Although it is not low levels of estrogen that causes a migraine headache, it is the change in estrogen levels that trigger the it.

Types of Menstrual Migraine

You are suffering from menstrual migraine if your headaches starts two or three days after your period began and if the headaches last during your perid or for the entire duration.

Two patterns seem to be associated with menstrual migraine:

1. Menstrual Associated Migraine is the most common type of migraine, affecting six in ten women migraine sufferers. It usually occurs before and after periods, as well as other times of the month.

2. Pure Menstrual Migraine affects one in seven women migraine sufferers. This type of migraine only happens during a period.

Identifying Menstrual Migraine

In some cases, it might only be a coincidence if you experience a migraine at the same time as you are having your period. In order for your doctor to give a correct diagnosis, he or she may ask you to keep a record of your migraines for several months. Doing so will help your doctor identify if there is some kind of pattern that exists whenever you have your period and experience migraines.

Treatment of Menstrual Migraines

Painkillers and medication for preventing nausea and vomiting, plus anti-inflammatory agents that are usually for any other type of migraine are used for the treatment of menstrual migraines.

Prevention

Because of menstrual migraines, some women are unable to work; they are unable to participate in leisurely activities and a variety of general activities every month. While treatment can certainly help, steps on actually preventing the menstrual migraines should be taken.

Since change in estrogen levels triggers menstrual migraines, a solution is the use of estrogen skin patches. Estrogen skin patches are a form of hormone replacement therapy. An estrogen patch is placed on the skin three days before the period begins and remains on the skin for one week. Women who do not like using estrogen patches could use estrogen gel instead. Estrogen gen is applied onto the skin every day for seven days.

Using Contraceptive Pills

While combined contraceptive pills can be used to control migraines, it is important that you do not attempt this one on your own, as it might result in an unwanted pregnancy. It is always a good idea to consult a doctor for advice on this kind of treatment.

- You can prevent menstrual migraines by preventing the period itself. You can do this by switching to a contraceptive that has lower progestogen content.

- The pill should be taken for three packets in a row, which is about nine weeks, then allot seven days where you don’t take any pill at all. This will keep your estrogen level constant, resulting in less bleeds and less frequent migraines. If you get a migraine during each of those seven days where you don't take anything, you can take estrogen supplements instead.

For more help on the prevention, treatment and remedies for migraines please see the Complete Guide To Migraine Headaches.


This free article is provided by the FreeArticles.com Free Articles Directory for educational purposes ONLY! It cannot be reprinted or redistributed under any circumstances.

http://freearticles.com/article/All-About-Menstrual-Migraine/1378

Article Copyright By Author. All Rights Reserved Worldwide.

Selasa, 20 Juli 2010

RASANYA tak bisa dilukiskan...

Hanya Anda yang tau bagaimana enaknya makan tanpa rasa khawatir.
Tak perlu membolak-balik label harga... karena memang sangat terjangkau
Jangan khawatir bosan karena makin banyak pilihan rasa yang sesuai taste Anda
Tentukan kualitas snack Anda... 

video

Rabu, 09 Juni 2010

Jangan takut ngemil!!! 
Ada snack TANPA BAHAN PENGAWET & HALAL.
Tersedia dengan aneka rasa & packing yang UNIK. Pasti, Anda tidak akan pernah bosan nyoba!
Kalo ada yang pengin kerja sampingan. bisnis ini cocok juga...
KENNIE 3D Crackers tersedia dalam rasa PIZZA UDANG, LABU VANILI, TIRAMISU, Keju, coklat, bbq, durian, nangka, bawang, udangbawang, jagung, strawberry, balado. Coba sekarang juga!!
Isi 1 dus boleh mix sesuai selera Anda. Harga belum termasuk ongkos kirim.
Cantik buat isi parcel/gift !!
Buat teman ngobrol bareng saudara, orang-orang terdekat  atau menjamu tamu !

tersedia KENNIE GORENG

Netto:250gr
PIRT No: 2063578502188
Produksi: Indahfood
Sertifikasi Halal MUI: 473.5.A.08

HARGA
Pizza udang : 15.000/pcs
Labu vanili, tiramisu : 14.000/pcs
Keju, coklat, bbq, durian, nangka, bawang, udangbawang, jagung, strawberry, balado : 12.500/pcs

mobile. 08122620157

Minggu, 06 Juni 2010

PakObamakeIndonesia.pending.com


Yuk jalan2 ke : 
PakObamakeIndonesia.pending.com….. :)

Ngedatengin Obama aja kok mesti pake acara pending.com terus n terus..
umumnya klo qt (orang biasa) nunda2 janji bertamu ke rmh orang, barangkali ... dah ga diarepin lagi ma tuan rumahnya .. :)
Sekelumit kalimat cetak biru di atas adalah respons yang sempat saya tempel di facebook saya (arunajavanese) hari jum’at lalu.  Hari itu saya baru saja membaca berita di Yahoo Indonesia tentang pengunduran (kembali) kedatangan Pak Obama. Seketika saya langsung merasa gemas kuadrat dan dobel jengkel . Bagaimana tidak? Tuan rumah saja telah menyiapkan begitu rupa fasilitas dan bisa dibilang luar biasa, eh, tiba-tiba pending lagi.. pending lagi.
Inilah alasannya, kenapa pada artikel ini saya lebih memilih judul yang menggelitik (menurut saya) ‘Yuk jalan2 ke : PakObamakeIndonesia.pending.com….. :)’
Sebenarnya ini benar-benar Pak Obama yang tidak menyangka bahwa masalah negaranya tidak bisa diselesaikan segera atau mereka sedang bermain-main (menguji) Indonesia?!! Ya, seperti Malaysia yang terkadang bermain-main dengan Indonesia . Ku tak tahu…
Namun sesaat kemudian ada rasa maklum pada diri saya dan menganggap itulah gambaran orang super di Negara super. Negara super power, Negara adidaya. Negara yang setiap perkataannya seperti ‘sabda alam’ yang harus ditaati, harus dimaklumi, dimengerti oleh Negara-negara kecil.
Sehingga kapan pun berjanji bisa saja dibatalkan, meskipun pembatalannya mendadak hanya dalam hitungan hari sebelum hari H. Itu biasa… barangkali! Berulang kali membatalkan janji tetap masih ada toleransi. Berulang kali mengundurkan jadwal masih saja dinanti kedatangannya.
Apalagi bagi sebagian masyarakat Indonesia yang merasa pernah dekat dengan Pak Obama semasa kecil, pastilah kedatangan Pak Obama sangat…sangat…sangat diharapkan. Yang merasa pernah satu sekolah, satu lingkungan (bertetangga) atau yang pernah bermain bersama, atau orang-orang merasa pernah mengenal sosok Pak Obama.


Simak beberapa INFO yang tidak kalah menarik:

Pelajar, hanyalah status palsu

Marah = Sehat, ....


Marah Itu Sehat, Loh
Kompas
Kompas.com — Selain menjaga kesehatan fisik, kesehatan emosional idealnya juga dipelihara. Salah satu caranya adalah dengan meluapkan kemarahan sesekali. Ketimbang dipendam saja, sebaiknya emosi yang tertahan dibiarkan merembes keluar agar tidak terjadi ledakan.
Para ilmuwan menemukan bahwa meluapkan kemarahan bisa meningkatkan aliran darah ke bagian otak yang berkaitan dengan rasa bahagia. Dalam penelitian yang dilakukan para ahli dari Spanyol diketahui bahwa belahan otak sebelah kiri (hemisfer) lebih terstimulasi saat seseorang sedang marah.
Dr Neus Herrero dari University of Valencia, Spanyol, yang mengetuai penelitian ini, mengatakan, bagian frontalis kiri otak berkaitan dengan emosi yang positif, sedangkan di bagian kanan berhubungan dengan emosi negatif. "Perubahan aktivitas otak juga terjadi, terutama di bagian frontalis dan lobus temporalis," katanya.
Belahan otak terbagi menjadi empat lobus, yang mengendalikan berbagai aktivitas berbeda. Lobus frontalis (di belakang dahi) pada masing-masing belahan mengatur aktivitas seperti berbicara dan berpikir abstrak.
Sementara itu, lobus temporalis yaitu bagian yang membantu kita bisa mendengar dan mengartikan bunyi serta bertanggung jawab atas memori.
Marah juga memiliki manfaat positif lain, yakni memicu perubahan dalam tubuh yang berfungsi mengontrol kerja jantung dan hormon. Dari hasil pemeriksaan kepada 30 responden diketahui, saat marah terjadi penurunan hormon kortisol dan peningkatan level testosteron.
Akan tetapi, Herro mengingatkan efek negatif dari marah, yakni naiknya tekanan darah. Karena itu, marah akan menjadi luapan emosi yang wajar ketika kita berhasil meluapkannya sesuai dengan porsinya.
Yang perlu digarisbawahi adalah ‘Salah satu caranya adalah dengan meluapkan kemarahan sesekali.’ Satu kalimat di atas masih perlu ditebalkan adalah ‘sesekali’. Ini dapat diartikan bahwa tidak semua hal dapat diselesaikan dengan luapan kemarahan. Sebaiknya kemarahan dikelola dengan baik dan disalurkan sesuai dengan kadarnya. Pasti kita pernah mendengar manajemen konflik dan pengendalian emosi, bukan? Bahkan kemarahan yang disalurkan pada ‘jalan yang lurus’ akan berbuah manis.
Sayangnya, tidak setiap orang bisa mengendalikan emosinya dan tidak setiap orang mampu dan mau mengelola konflik dengan tepat. Terkadang orang mempunyai persepsi bahwa apa yang dia inginkan harus dipatuhi jika tidak, langsung marah tak terkendali dan tanpa basa-basi.
Ini sering dan biasa terjadi pada tipe-tipe orang seperti di bawah ini:
1.       pimpinan yang ‘bossy’,
2.       anak baru gedhe,
3.       orang yang shock dengan perubahan dirinya misalnya dulu kaya sekarang tak punya apa-apa atau
4.       sebaliknya pada OKB (orang kaya baru), dari yang tidak punya apa-apa sekarang bisa melakukan apapun yang dia suka
5.       orang yang merasa bahwa dialah yang mempunyai masalah paling rumit
6.       orang yang merasa paling tahu daripada orang lain di sekitarnya
7.       merasa lebih punya kompetensi dan kekuasaan dibandingkan lainnya
8.       kurangnya bergaul dengan masyarakat yang heterogen
9.       tidak mau belajar dari pengalaman
10.   tidak mau belajar dengan lingkungan dan perubahannya.
Semakin tinggi kemampuan seseorang untuk mengendalikan emosi dan mengelola konflik, semakin bijaksana orang tersebut. Bijaksana dalam menghadapi dan menjalani kehidupan.

Ditulis oleh: ISti RDM

Jumat, 28 Mei 2010

Jerawat oh.. jerawat…


Kau yang mulai.. kau yang mengakhiri... :)
Siapa bilang jerawat menyebabkan susah si empunya??! Para ABG yang baru mengenal jerawat bangga lho kalau dapat jerawat. Bahkan ada yang cemas, khawatir dan berharap muncul jerawat di wajahnya. Paling tidak ada dua alasan. Pertama, mereka merasa sudah mulai dewasa dan dinikmati, lihat saja mereka asyik bercermin hanya untuk melihat perkembangan jerawatnya!. Kedua, pembuktian pada teman-teman, mereka yang dapat jerawat kadang malah dipamerkan pada teman-temannya. 
Nah, kalau jerawatnya bermunculan tak teratur, berlebihan, terlalu sering, dan mengganggu penampilan akan menjadi masalah. Jika sudah sampai tahap ini, berbagai macam penawar dicari bahkan tidak segan-segan mencoba beberapa rekomendasi orang-orang sekitar yang belum tentu cocok dengan kulitnya. Ini yang perlu disadari dan dicermati. Jangan asal memakai obat hanya karena si A atau si X pernah memakai dan berhasil. Coba lihat dulu faktor penyebabnya.
Dari laman Genius Beauty, sejumlah pakar asal Norwegia meneliti wanita usia 18 hingga 19 tahun yang memiliki gangguan jerawat. Mereka menemukan bahwa mayoritas mengalami masalah psikologis. Cemas dan depresi dapat memperburuk kondisi kulit.
Diane Berson, MD, anggota American Women’s Dermatologic Society pun menjelaskan, faktor-faktor yang bisa mempengaruhi timbulnya jerawat :
Perubahan Hormon
Efek yang sama yaitu produksi minyak penymbat pori-pori juga dihasilkan saat terjadi perubahan hormon. Sebagian cewek mengeluh timbul banyak jerawat karena akan menstruasi atau siklus menstruasi yang tidak teratur.
Menjaga Diet
Diet sih diet tapi bukan berarti mengurangi asupan gizi ya. Jangan pernah meninggalkan minum air putih yang cukup, sayuran dan buah yang memadai. Diet golongan darah cukup efektif membantu menjauhkan dari radang kulit.
Kosmetika
Hati-hati memilih kosmetik, bukan untuk cewek saja, cowok pun perlu memperhatikan. Cobalah tidak malas mencari info mengenai produk kosmetik yang Anda inginkan, tanyakan pada orang-orang netral, artinya bukan penjual produk tersebut atau pesaing perusahaan tersebut, baca literature mengenai cara melakukan ujicoba pada kosmetik, Tanya langsung pada ahli kecantikan atau orang-orang yang paham dengan kosmetik. ‘Kok rumit sih??’. Mau pilih mana? Kulit kita merana atau kecantikan/kemulusan kulit terjaga ?
Sumber:
VIVAnews

Selasa, 11 Mei 2010

Pikun, siapa mau??!


Hanya takut pikun saja, sudah cukupkah?
Ditulis oleh: Isti RDM

Anda pikir, anda masih muda dan anda jauh dari pikun? Anda pikir, orang tua Anda lebih pikun dari Anda? Kalau ternyata Anda masih berpikir seperti itu sebaiknya perlu berhati-hati mulai sekarang.

Pikun atau bahasa medisnya demensia adalah penyakit yang pusat persoalannya berada di otak. Menurut Dr. Sukono Djojoatmodjo, Sp.S, pikun disebabkan oleh kerusakan sel-sel otak. Akibatnya terjadi penurunan daya ingat. Kondisi ini bisa berlangsung cepat atau lambat, tergantung pada kerusakannya.

Ada dua macam demensia, yang bisa diperbaiki (reversible) dan yang sulit diobati (irreversible). Demensia yang bisa diperbaiki disebabkan oleh antara lain terlalu banyak mengonsumsi alkohol, infeksi virus, bakteri atau jamur di otak, perdarahan di bawah selaput keras otak (subdural hematoma), penimbunan cairan dalam ventrikel otak (normal pressure hydrocephalus), dan kurangnya aktivitas kelenjar gondok (hypothyroidsm).

Demensia yang tidak bisa diperbaiki biasanya terjadi akibat penyakit Alzheimer, demensia yang ditandai oleh rusaknya beberapa organ termasuk otak (multi-infark dementia) semisal stroke, dan lewy body dementia.

Penjelasan Dr.  Sukono Djojoatmodjo, Sp.S, spesialis saraf dari RS Mitra Internasional, Jatinegara, Jakarta ini cukup memberikan gambaran mengenai penyakit demensia.

Dengan demikian, bisa diartikan bahwa pikun bukanlah untuk orang-orang lanjut usia  semata.Bisa jadi, usia belum begitu tua tapi sudah mengalami gejala-gejalanya. Salah satu penyebab terjadinya penurunan kualitas intelektualitas itu dipengaruhi oleh banyak hal, seperti tingginya tingkat polusi di perkotaan, banyaknya bahan pengawet yang dikonsumsi atau proses memasak yang tidak higienis, Marilah melihat beberapa hal berikut ini.

Kamis, 29 April 2010

Ini bagian ke-3 dari tulisan saya yang berjudul "My loundry class my inspiration". mudah-mudahan tulisan yang tidak seberapa bagus ini dapat menyumbang kekayaan dunia pendidikan.

April 24, 2010.. unforgettable moment.

My laundry class, my inspiration!! (3)

Oleh Isti RDM

Sore yang sedikit mendung sewaktu saya mendengar kabar dari sekolah.. eit..eit tapi jangan buru-buru menyangka adanya kalau saya menghubung-hubungkan kejadian dan cuaca saat itu sebagai firasat ya.., bukan! Memang cuaca akhir-akhir ini seperti itu. Begitu mendengar beritanya, saya waktu itu langsung membayangkan suasana di kelas yang meriah, saling uji keterampilan, dan saling beradu argument .


Kalau di My laundry class, my inspiration!! (2) saya menyertakan tiga poin yang sebaiknya dipahami siswa, sebenarnya itu juga ditujukan pada saya sendiri. Seolah saya mengikuti kuliah lagi, maka menghadapi keunikan mereka sama dengan membuka buku kuliah. saya berarti harus banyak membaca, memahami dan mempraktekkan serta bertemu dengan para dosen.

Ini dia salah satu ucapan "dosen" saya. “Menghadapi perilaku seperti ini tidak boleh secara frontal dan emosional” begitu kata sahabat saya “mesti ada trik yang menarik dan pembawaan emosi yang stabil”. Nah, seperti biasa, otak saya langsung membuat sederet pertanyaan.. eh.. tepatnya sederet kalimat yang siap menolak pernyataan tadi. Bagaimana tidak. Betapa super aktif, super “kreatif”(sorry to say…), super unik, masa harus sabar dan tenang??????”. Well, It takes time to understand.

Saya lihat ada banyak kebenaran dari pernyataan "dosen" saya. langkah saya adalah mencari beberapa referensi untuk menemukan ramuan yang tepat agar interaksi dengan mereka lebih berkualitas. Masa pendidikan yang belum berakhir.. karena setiap hari pasti ada mata kuliah baru, kasus up to date, jam kuliah yang sedikit..he..he.. dan barangkali saya harus menemukan 'dosen-dosen" pendidikan dan dosen kehidupan yang akan membekali banyak hal. Mungkin ada yang berbaik hati untuk sharing?


Sejumlah siswa ternyata harus dihadapi dengan "spesial". Sepanjang pengetahuan saya bahwa jika siswa diberitahu dan secara lisan menjawab ok, maka ok pula hati dan niatnya. Ternyata tidak teman-teman. Tidak semuanya bahkan secara terang-terangan meminta kemalasan dan kenakalannya tidak disampaikan pada ortu. Takut kalau dimarahi dan tidak dapat uang saku (tentunya). Oh, God! Ternyata tidak semudah itu memberikan pengertian dan penjelasan pada siswa.
NB:
Suatu saat saya ingin menulis tentang tingkah laku unik mereka.

Ya, sama seperti kehidupan lainnya ya. pada waktu kita berjalan atau mengendarai motor/mobil/sepeda atau jenis transportasi lainnya, kita tidak akan terlepas dari mata yang waspada dan otak yang berpikir. Setiap jalan pasti ada yang lurus, suatu saat ketemu dengan polisi tidur, tikungan, pertigaa, perempatan, perlimaan, terus juga terkadang perlu berhenti karena traffic light-nya atau berhenti karena mampir ke warung dulu. dan sebagainya.

Pemahaman “perlunya ketegasan bukan kemarahan atau kebencian” ternyata perlu juga. Mereka sedang dalam masa labil ya bisa jadi karena keingintahuannya yang tinggi, keegoisannya, rasa bahwa mereka sudah dewasa dan berpendapat bahwa pilihannya sudah tepat. Memberikan gambaran, pengertian dan pemahaman terhadap sesuatu yang belum mereka alami di masa dewasa kelak adalah bukan hal mudah, meskipun bukan berarti sulit dilakukan. Pengertian bahwa tidak setiap kesalahan akan hilang dengan meminta maaf, merokok itu tidak baik, berbuat onar itu tidak manfaat, kompak dengan ketidakbaikan itu tidak benar dan penegrtian bahwa tidak ada kesuksesan yang serta merta datang tanpa usaha dan doa.

Pengarahan yang elegan. Tanpa bentakan, tanpa adu fisik, tanpa nada tinggi. Ini idealnya ya. Duuh.. banyak sekali syaratnya. Bisa tidak ya?.. Hei..hei. ayo semangat lagi!! "Memarahi tapi dengan memberikan wawasan/pengetahuan sekaligus meningkatkan motivasi mereka", itu kata "dosen" saya yang lain. Membiarkan kelas tenang terlebih dahulu (memang butuh waktu) tapi ternyata cukup ampuh untuk memulai pembicaraan. Mereka mendengarkan, mereka memahami. Meskipun bukan berarti mau melaksanakan dan bahkan manisnya hanya bersifat sementara. Anggaplah ini adalah proses pendewasaan mereka.. dan saya. Mencoba mengerti bahwa ketidakpatuhan mereka karena ketidaktahuannya. Tidak tau bagaimana menghadapi kemungkinan yang akan terjadi, tidak tau apa manfaatnya berjuang mulai sekarang. bahkan mereka tidak tau bahwa dengan menjadi orang cerdas akan membawa mereka pada kenyamanan hidup dan menjauhkan mereka dari jobless dan perilaku semena-mena dari orang lain. mungkin juga mereka tidak bisa membayangkan bagaimana enaknya pensiun dini! masih muda sudah tidak mencari pekerjaan, dapat travelling kemana pun mereka suka tanpa memikirkan kehabisan uang bukan karena warisan tapi mesin uang yang dibangun berjalan dngan baik.



Sampai jumpa di topik lain.

Rabu, 28 April 2010

Betapa uniknya siswaku

April 24, 2010.. unforgettable moment.

My laundry class, my inspiration!! (2)

Siswaku yang cerdas, kreatif dan penuh semangat belajar. Ingat, ujian sebentar lagi datang. Sudahkah kalian berbenah??


Bacalah posting ini baik-baik. Saya tau kalian paham betul mengapa kalian sekolah. Ini peluang, ini kesempatan. Jangan pernah meremehkan peluang ini atau kalian suatu saat terkejut karena kalian sudah tak berdaya, tidak mampu mengenyam pendidikan dengan total, tidak bisa berpikir luas atau bahkan sudah beruban tanpa melakukan yang bermanfaat…. Apakah dalam kondisi seperti ini, kalian baru menyadari manfaat pendidikan?

Untuk siswa ku yang cerdas, kreatif dan penuh semangat belajar , Pendidikan itu merupakan

  1. sebuah proses penumbuhan kedewasaan diri
  2. proses pembentukan pola pikir
  3. proses pematangan karakter


Pendidikan adalah sebuah proses penumbuhan kedewasaan diri. Ya karena mata pelajaran yang diberikan itu bukan hanya untuk disampaikan guru, kalian mempelajari , mengikuti ujian dan menunggu hasil/nilainya. Lebih jauh, kemampuan dan kesabaran kalian untuk menyelesaikan tugas-tugas menjadi bukti kesungguhan dan rasa tanggung jawab yang bernilai tiada tara. Excellent jika kalian mampu menyelesaikan pekerjaan dengan kesadaran sendiri dan mencari soal latihan untuk mempercepat pemahaman.. ??!!


Pendidikan di sekolah merupakan proses pembentukan pola pikir.

Tingkat kesulitan dalam memahami suatu pelajaran menjadi perjuangan tersendiri bagi siswa. Semakin kalian penasaran/ ingin tahu kebenaran ilmu/pelajaran yang kalian pelajari semakin tinggi pula perubahan pola pikir kalian. Dampak yang terjadi adalah kalian hanya memikirkan bagaimana memecahkan rasa penasaran dan ingin tahu tersebut. Jangan pernah menghentikan rasa penasaran/keingintahuan kalian dalam belajar, hanya sebatas dalam otak/pikiran kalian. Segera ungkapkan pada guru yang bersangkutan (jika berani) atau pada teman yang kalian anggap lebih mumpuni. Pupuk antusiasme itu dalam bentuk kegiatan yang positif. Tingkat keberanian mengungkapkan pikiran dan pendapat yang edukatif akan membawa manfaat yang luar biasa. Sehingga tidak ada lagi siswa membolos, gaduh saat pelajaran, merasa bosan karena sedang kosong, coret-coret di tembok yang tidak jelas, dsb. Ini saya mengambil contoh dari sekolah lain bukan dari sekolah kalian.. :P

Pendidikan juga menjadi proses pematangan karakter.

Interaksi kalian dengan teman-teman, guru, pimpinan sekolah, dan seluruh komponen di lingkungan sekolah akan selalu terjadi.

Ingat, tidak ada seorang pun di dunia ini yang sama persisi sifatnya biarpun si kembar. So, interaksi yang sering dan berkelanjutan ini terkadang akan menimbulkan percik-percik konflik. Di sinilah karakter kalian semakin terlihat. Bagaimana kalian mensikapi permasalahan, meluapkan emosi dengan kata-kata dan tindakan yang sopan dan menghargai. It’s easy to say… It’s so hard to do but we should try to do this. Kok, memaksa sekali ya??

Menurut logika, karena kalian masih (sangat) muda berarti langkah kalian masih panjang. Sepanjang apa, tidak ada yang tau batasannya dan kalian akan menjadi apa. Pertanyaannya, apakah sepanjang hidup kalian akan dapat hidup senang-senang tanpa sedikit pun rasa tanggung jawab?

So, jangan berhenti melakukan yang lebih baik. Ingat, sewaktu kita melakukan kebaikan yang banyak dan terus-menerus, belum tentu setiap orang akan suka dengan kita, apalagi melakukan kejahatan yang banyak!

Tidak ada “muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga!”

Hidup ini adalah pilihan . Jika kalian memilih kebaikan maka berbuat baiklah sebanyak-banyaknya dan jangan pernah bosan.

Jangan pernah "doing nothing & doing useless" atau suatu saat ditemani penyesalan.. Mau???

Sampai ketemu di grade XII!!

Minggu, 18 April 2010

Hari Kartini & Perempuan Kini


Tanggal 21 April nanti kita akan memperingati hari Kartini lagi. Hari kartini sering kali dihubungkan dengan emansipasi wanita atau kesetaraan peran wanita dan laki-laki. peran wanita saat ini masih dianggap tidak seimbang.

Saya ingin menyampaikan opini mengenai sepak terjang perempuan secara umum. Perkembangan perempuan, entah dari sisi kecerdasan, penampilan, dan attitude- sangat dinamis. dari sisi kecerdasan perempuan, saat ini peran perempuan di publik sangat beragam mulai dari pengusaha, peran di legislatif maupun eksekutif, konsultan berbagai bidang, dan sebagainya. ini tidak akan mungkin terjadi jika mereka tidak mempunyai kemampuan dan keterampilan yang mencukupi.

Penampilan perempuan pun sekarang sangatlah beragam, menarik dan lebih personal. mereka yang mempunyai kepribadian akan mempunyai gaya tersendiri pada setiap penampilannya. Selera/taste mereka pun lebih variatif.

Tapi sayangnya, kemajuan ini tidak didukung dengan attitude yang memadai. Sering saya melihat wanita yang cenderung memamerkan kemolekan tubuhnya. Ada juga yang beranggapan bahwa dengan berpakaian seperti itu sebagai gaya modern (biar tidak dianggap ketinggalan jaman), prestige (karena pakaian mereka mahal harganya atau dari butik ternama), bahkan ada yang berkata kalau tidak memakai baju model terbuka, siapa yang mau lihat.??!!

Memang tidak semua perempuan tapi ini menjadi keprihatinan bersama, menjadi pekerjaan rumah bersama. bagaimana menumbuhkan kesadaran dan persepsi yang lebih baik mengenai kecerdasan, penampilan dan attitude.

SELAMAT HARI KARTINI. Selamat untuk perempuan Indonesia yang tetap istiqomah di jalan kebaikan.


arunajavanese.blogspot.com